KEBIASAAN BERBAHAYA PENGENDARA MOTOR


Safety riding memang sudah digalakkan, tetapi perilaku pengendara, terutama di sini pengendara motor masih saja amburadul. Selama berkendara menggunakan sepeda motor , saya berulang kali melihat kejadian yang membahayakan ini . Berikut ini contoh perilaku tidak terpuji itu:

  1. Meludah saat sedang berkendara. Pengendara motor sering sekali meludah pada saat sedang mengemudi di jalan. Mereka tidak berhenti dulu di suatu tempat untuk meludah. Akibatnya pengendara motor di belakangnya yang tidak tahu bisa terkena air ludah itu.  Jorok sekali.
  2. Zig-zag di jalan raya. Pengendara yang sering melakukan ini umumnya laki-laki, berusia 20-40 tahun. Karena merasa sepeda motor mereka bermesin bagus dan cepat, mereka seenaknya saja zig-zag di jalan. Atau mereka sedang latihan untuk menjadi pembalap. akibatnya pengendara yang didepan mereka yang misal ingin belok padahal sudah memberi sinyal righting bisa saja tabrakan dengan mereka karena kaget.
  3. Tidak memberi sinyal righting saat akan belok. Semakin banyak saja perilaku ini dilakukan, tidak pria tidak wanita. Tiba-tiba saja dari sisi jalan raya yang satu, belok ke sisi jalan raya yang lain, tanpa sinyal righting. Pengendara yang tidak sedang berkecepatan tinggi mungkin akan bisa mengerem kendaraan sehingga tidak menabrak mereka. Akan tetapi bila ada seorang pengendara berkecepatan tinggi lewat atau sedang menyalip mobil didepan, tentu tidak bisa melihat mereka yang tiba-tiba berbelok tanpa righting. Akhirnya bisa terjadi tabrakan.
  4. Tidak berhenti saat lampu lampu merah menyala. Hampir di sepanjang jalan yang pernah saya lewati kejadian ini selalu ada. Bila pun berhenti, mereka berhenti di depan batas zebra cross. HAmpir mendekati seberang  jalan satunya. Pengendara motor tidak bersabar menunggu lampu merah yang tidak sampai 3 menit itu. Dan mereka nyelonong menyeberang padahal di sisi jalan lain kendaraan akan mulai lewat. Sangat-sangat merugikan dan membahayakan pengendara lain dan mereka sendiri.

Semoga perilaku seperti ini tidak akan pernah terjadi lagi. Semoga kita sebagai masyarakat lebih patuh akan etika di jalan raya. Yang rugi bisa banyak orang, karena pengguna jalan itu banyak jumlahnya.

Semoga Bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: