SECRET ADMIRER ITU PENGECUT


Saya sekedar sharing saja. Sudah sekitar enam bulan lebih ada nomor yang lumayan sering masuk hape saya. Nomornya tidak saya kenal. Waktu saya sms balik untuk menanyakan identitasnya,  dia tidak memberitahukan pada saya siapa dia, dia hanya bilang ‘Aku ini temanmu kok. Kamu kenal aku’. Pikir saya, ini orang iseng . Lama-lama  saya curiga siapa jati diri orang ini . Karena saya seperti familiar dengan suaranya (pernah dulu saya telpon).  Setelah beberapa lama saya ladeni  sms itu, saya mendapat setitik pencerahan. Saya makin yakin nomor itu jelas dari teman satu instansi saya hanya saja beda bagian. Karena isi sms-nya selalu membahas kegiatan-kegiatan yang kebetulan saya ikuti dan hanya yang berhubungan dengan kantor, dan selama ini ada beberapa kata-katanya yang mungkin tidak sengaja ter-ceplos bila kami bertemu.  Misal, waktu itu ada acara nikahan teman kantor. Malamnya sepulang saya dari sana, dia sms ‘ tadi di nikahan S kamu datangnya sama siapa sih?, adik kamu kayaknya ya?’. Lain waktu, dia sms saya ‘Kalau jalan lihat depan dong’, dan sebagainya.

Tapi saya tidak akan memaksa dia mengaku. Saya ingin dia mengakui sendiri. Saya juga tidak memberitahunya kalau saya sudah tahu dia. Rasanya, maaf, sifat pengecut itu terlalu besar padanya. Karena sampai sekarang, dia masih bungkam.

Padahal kalau dia tahu. Sebelum dia mulai iseng sms seperti itu, saya pun sebenarnya ada hati padanya. Dulu saya pernah sedikit mencoba mendekati. Bukan dengan sms, tapi dengan perlakuan yang beda antara dia dan teman-temannya. Tapi responnya tidak terlalu memuaskan. Akhirnya saya buang perasaan itu dan mulai mencari yang lain. Sayang sekali, andai saja dulu dia mau jujur dan berani mengungkapkan perasaan itu, mungkin akan lain ceritanya sekarang.

Saya pun dulu pernah terpaksa menjadi seorang secret admirer. Saya menyukai seorang kakak kelas. Saya mencoba memberi sinyal-sinyal positif. Tapi tidak agresif. Sedikit saja sinyal. Karena saya perempuan. Harga diri perlu diperhatikan. Tapi karena dia tidak merespon baik. Saya terpaksa memendam rasa. Maklum waktu itu saya masih bocah ingusan  . Padahal kalau diingat lagi di sekeliling saya bertaburan manusia-manusia yang lebih baik dan keren dari dia.😦 . Karena dia saya mengerti maksud dari istilah Love is blind .

Tapi sekarang saya sudah sadar.   Cinta dipendam itu tidak baik. Awalnya perlihatkan. Secukupnya saja. Bila gayung tidak  bersambut. Masih banyak ikan di lautan. Asal sabar.

Buat kamu yang masih bertahan menjadi secret admirer. Rubahlah kebiasaan buruk  itu. Cobalah ungkapkan perasaan itu padanya.  Tidak usah JAGA IMAGE.  Siapa tahu, ternyata dia pun merasakan apa yang anda rasakan. :) Jangan sampai kamu menyesal, karena tak pernah sempat mengungkapkan rasa itu. :)

Semoga Bermanfaat.

6 Komentar (+add yours?)

  1. Jiewa
    Feb 03, 2009 @ 16:17:08

    Well.. setuju sih, kalo suka dan sayang.. ungkapkan dong… PDKT baik2. Daripada jd secret admirer dan annoying..

  2. oogitu
    Feb 04, 2009 @ 14:00:28

    Betul itu

  3. isnanto
    Mar 02, 2009 @ 23:52:43

    masalahnya aku terlalu pedhe….

  4. oogitu
    Mar 03, 2009 @ 12:07:47

    he2 , terlalu pd gimana? ya g pede toh mas,,,

  5. isnanto
    Mar 03, 2009 @ 23:13:39

    ya.. klo suka perlihatkan saja… klo ditolak urusan belakangan (tp dulu ngga ada yang nolak tu… tu pd khan)

  6. oogitu
    Okt 29, 2009 @ 10:07:10

    oo gitu,,,, yup, LANJUTKAN !!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: