DONOR DARAH di PMI


Membaca berita mengenai darah hasil donor di PMI yang  tercemar , saya tidak merasa kaget. Dari pengalaman saya donor terakhir kali, bulan Agustus 2008.  Proses awal , kita mengisi formulir yang disediakan. Pada formulir itu juga tertera pertanyaan apakah kita sedang mengidap penyakit , kemudian kita disuruh mencentang. Bila PMI ingin benar-benar menyaring pendonor yang sehat, pertanyaan di bagian ini rasanya kurang efektif. Bisa saja orang berbohong  dengan tidak mencentang data penyakit yang ada.

Setelah itu badan kita ditimbang. Bila melebihi 45 kg , kemudian menuju tes darah. Sayangnya tes darah disini hanyalah ingin melihat jenis golongan darah kita dan rhesusnya. Sedangkan apakah darah pendonor itu sehat atau tidak, tidak di tes. Langsung menuju ke ruang pendonor, sebelumnya kita cuci lengan dulu dengan sabun dan air di tempat yang disediakan. Setelah selesai kita diberi jajan kotak dan pil penambah darah. Sebaiknya kita mendonor secara teratur, maksimal 4-6 kali setahun, atau 2-3 bulan sekali.  Bila mendonor dengan jarak waktu sangat dekat sangat berbahaya karena tidak baik untuk kesehatan. Karena setelah darah kita diambil, darah kita baru kembali normal jumlahnya sekitar 2-3 bulan kemudian.

Sebenarnya apa saja syarat agar bisa mendonor menurut peraturan yang ada?

a. Syarat-syarat Teknis Menjadi Donor Darah (http://www.palangmerah.org) :

  • umur 17 – 60 tahun
    ( Pada usia 17 tahun diperbolehkan menjadi donor bila mendapat ijin tertulis dari orangtua. Sampai usia tahun donor masih dapat menyumbangkan darahnya dengan jarak penyumbangan 3 bulan atas pertimbangan dokter )
  • Berat badan minimum 45 kg
  • Temperatur tubuh : 36,6 – 37,5o C (oral)
  • Tekanan darah baik ,yaitu:
    Sistole = 110 – 160 mm Hg
    Diastole = 70 – 100 mm Hg
  • Denyut nadi; Teratur 50 – 100 kali/ menit
  • Hemoglobin
    Wanita minimal = 12 gr %
    Pria minimal = 12,5 gr %
  • Jumlah penyumbangan pertahun paling banyak 5 kali, dengan jarak penyumbangan sekurang-kurangnya 3 bulan. Keadaan ini harus sesuai dengan keadaan umum donor.

b. Seseorang tidak boleh menjadi donor darah pada keadaan:

  • Pernah menderita hepatitis B
  • Dalam jangka waktu 6 bulan sesudah kontak erat dengan penderita hepatitis
  • Dalam jangka waktu 6 bulan sesudah transfusi
  • Dalam jangka waktu 6 bulan sesudah tattoo/tindik telinga
  • Dalam jangka waktu 72 jam sesudah operasi gigi
  • Dalam jangka wktu 6 bulan sesudah operasi kecil
  • Dalam jangka waktu 12 bulan sesudah operasi besar
  • Dalam jangka waktu 24 jam sesudah vaksinasi polio, influenza, cholera, tetanus dipteria atau profilaksis
  • Dalam jangka waktu 2 minggu sesudah vaksinasi virus hidup parotitis epidemica, measles, tetanus toxin.
  • Dalam jangka waktu 1 tahun sesudah injeksi terakhir imunisasi rabies therapeutic
  • Dalam jangka waktu 1 minggu sesudah gejala alergi menghilang.
  • Dalam jangka waktu 1 tahun sesudah transpalantasi kulit.
  • Sedang hamil dan dalam jangka waktu 6 bulan sesudah persalinan.
  • Sedang menyusui
  • Ketergantungan obat.
  • Alkoholisme akut dan kronik.
  • Sifilis
  • Menderita tuberkulosa secara klinis.
  • Menderita epilepsi dan sering kejang.
  • Menderita penyakit kulit pada vena (pembuluh darah balik) yang akan ditusuk.
  • Mempunyai kecenderungan perdarahan atau penyakit darah, misalnya, defisiensi G6PD, thalasemia, polibetemiavera.
  • Seseorang yang termasuk kelompok masyarakat yang mempunyai resiko tinggi untuk mendapatkan HIV/AIDS (homoseks, morfinis, berganti-ganti pasangan seks, pemakai jarum suntik tidak steril)
  • Pengidap HIV/ AIDS menurut hasil pemeriksaan pada saat donor darah.

Bagaimana cara agar kita bisa mendapatkan darah dari PMI ?
Prosedur Permintaan Darah

  • Dokter yang merawatlah yang menentukan pasien membutuhkan darah atau tidak
  • Membawa formulir khusus rangkap 4 atau 5 untuk permintaan darah yang telah diisi oleh dokter yang merawat disesrtai contoh darah pasien dengan identitas yang jelas.
  • Formulir dan contoh darah tersebut dikirim ke Bank Darah di rumah sakit atau laboratorium UTDC PMI setempat. Apabila persediaan darah yang diminta oleh dokter tidak ada di bank darah rumah sakit tmaka bawalah donor pengganti ke UTDC setempat.
  • Atas dasar permintaan dokter di RS tersebut UTDC melakukan pemeriksaan reaksi silang antara contoh darah donor dengan contoh darah pasien, yang memakan waktu lebih kurang 1,5 jam.
  • Pemeriksaan ini mutlak harus dilakukan walaupun golongan darah pasien dengan golongan darah donor sama. Bila dalam pemeriksaan silang tidak terdapat kelainan maka barulah darah donor diberikan kepada pasien. Bila pada pemeriksaan ditemukan kelainan atau ketidakcocokan perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan untuk mencari sebab kelainan atau ketidakcocokan tersebut.

Nanti untuk mendapat darah itu kita akan dikenakan biaya pengelolaan darah (service cost).  Penarikan service cost/biaya pengelolaan darah sebagai penggantian pengelolaan darah sejak darah diambil dari donor sukarela sampai darah ditransfusikan pada orang sakit dan bukan untuk membayar darah.

Kegiatan Pengelolaan Darah:

  • Rekruitmen donor.
  • Pengambilan darah donor.
  • Pemeriksaan uji saring.
  • Pemisahan darah menjadi komponen darah.
  • Pemeriksaan golongan darah.
  • Pemeriksaan kococokan darah donor dengan pasien.
  • Penyimpanan darah di suhu tertentu
  • Dan lain-lain.

Sarana penunjang teknis dan personil untuk pengelolaan darah  :

  • Kantong darah.
  • Peralatan untuk mengambil darah.
  • Reagensia untuk memeriksa uji saring, pemeriksaan golongan darah, kecocokan darah donor dan pasien.
  • Alat-alat untuk menyimpan dan alat pemisah darah menjadi komponen darah.
  • Peralatan untuk pemeriksaan proses tersebut.
  • Pasokan daya listrik untuk proses tersebut dan
  • Personil PMI yang melaksanakan tugas tersebut

BILA SUDAH DILAKUKAN PENGOLAHAN DARAH, MENGAPA PMI MASIH KECOLONGAN ? (http://www.suarasurabaya.net)

Menurut Dr NUR AHMAD TJIPTOPRAJITNO Kepala UTD Pembina PMI Surabaya ” Setiap virus punya window period atau rentang waktu antara masuknya virus ke dalam tubuh dengan terbentuknya antibody. Artinya, virus baru bisa terdeteksi dalam window period tersebut. Saat dilakukan pemeriksaan ulang di rumah sakit bisa jadi antibody dalam darah yang menunjukkan aktifnya virus mulai terbentuk.

Untuk virus HIV , window periodnya antara 2 minggu hingga 3 bulan. Artinya, sample darah sangat memungkinkan untuk terpantau virus HIV dalam rentang waktu tersebut. Seandainya pun terdeteksi virus HIV lemah tak bisa lantas divonis darah tersebut tercemar karena harus dilakukan 2-3 kali lagi pemeriksaan darah untuk meyakinkan hasil pemeriksaan.

Metode pemeriksaan laboratorium darah umumnya menggunakan metode antobody dan antigen atau mendeteksi timbulnya virus dari timbulnya antibody atau timbulnya virus itu sendiri dalam sample darah.

Dalam prosedur penyadapan, pihak PMI sudah melakukan filter mulai pemeriksaan secara medis, sampai penelusuran riwayat kesehatan calon pendonor. Calon pendonor yang punya riwayat rentan IMLTD pasti ditolak sejak awal.

Dalam penyadapan darah pun dilakukan secara  steril. Alat-alat penyadapan mulai jarum hingga bag darah merupakan benda-benda sekali pakai dibuang. Setelah disadap, darah dimasukkan dalam blood bank quarantine. Sementara itu samplenya dibawa ke laboratorium untuk diuji IMLTD berupa virus HIV, Hepatitis B, Hepatitis C, dan Sipilis.

Ada beberapa metode yang digunakan PMI Surabaya untuk menguji IMLTD dalam darah donor, yakni dengan metode enzim link imuno assay (ELISA) dan metode chromonolescene yang menggunakan biokimiasebagai basis ujinya.

Setelah dinyatakan lulus dari cemaran, darah kemudian dimasukkan dalam bank darah dan siap didistribusikan bagi yang membutuhkan. Pemeriksaan silang juga dilakukan kembali terhadap darah donor dan darah yang didonorkan untuk menguji kecocokan darah.

Besarnya jumlah Service Cost yang ditetapkan standar oleh PMI adalah sebesar Rp 128.500,- . Untuk surabaya biayanya 180.000/bag. Namun demikian dalam prakteknya di beberapa rumah sakit, terutama swasta, jumlahnya bisa disesuaikan dengan keadaan RS-nya karena adanya kebijakan “subsidi silang”. Bagi yang tak mampu, pembebasan service cost juga dapat dikenakan sejauh memenuhi prosedur administrasi yang berlaku.

“Service cost” tetap harus dibayar walaupun pemohon darah membawa sendiri donor darahnya. Mengapa demikian? Karena bagaimanapun darah tersebut untuk dapat sampai kepada orang sakit yang membutuhkan darah tetap memerlukan prosedur seperti tersebut diatas.

Demikian pula Service Cost tetap ditarik walaupun PMI telah menerima sumbangan dari masyarakat karena hasil sumbangan masyarakat tersebut masih jauh dari mencukupi kebutuhan operasional Unit Darah PMI Surabaya.
Penarikan service cost di Surabaya dapat dilakukan di :
a.Rumah Sakit
Rumah sakit yang sudah mempunyai Bank Darah atau yang belum mempunyai Bank Darah tetapi permintaan darahnya banyak.
Kemudian UTD PMI Surabaya akan menagih setiap bulan ke rumah sakit tersebut, berdasarkan jumlah pemakaian darah.

b.UTD ( Unit Transfusi Darah  ) PMI Surabaya
Untuk rumah sakit-rumah sakit yang letaknya jauh dari UTD dan permintaan darahnya sedikit/jarang maka service cost akan ditarik langsung oleh UTD.
Setiap pembayaran service cost disertai tanda bukti pembayaran yang sah dari rumah sakit atau dari UTD Surabaya.

PEMAKAIAN DARAH HASIL DONOR
*Pemecahan Darah menjadi Komponen
Darah terdiri dari bagian-bagian atau komponen darah dengan fungsinya masing-masing. Komponen-komponen darah yang penting adalah eritrosit, leukosit, trombosit, plasma dan faktor pembekuan darah. Dengan kemajuan teknologi kedokteran, komponen-komponen darah tersebut dapat dipisah-pisahkan dengan suatu proses.

*Pengguna Darah sesuai Komponen
Keuntungan terapi komponen darah, bagi penderita jelas, oleh karena hanya menerima komponen darah yang dibutuhkan.
Darah dapat pula disimpan dalam bentuk komponen-komponen darah yaitu: eritrosit, luekosit, trombosit, plasma dan faktor-faktor pembekuan darah dengan proses tertentu yaitu dengan Refrigerated Centrifuge.

Tempat Pengambilan Darah (Khusus Surabaya) Unit Transfusi Darah PMI Cabang Surabaya  Jl. Embong Ploso 7 – 15 , telp (031) 53571111 , email call_utd@utdpmisby.org, buka setiap hari , 24 jam.

Daftar Rumah Sakit di Kota Surabaya

Rumah Sakit

ALAMAT

TELEPON

RSUD Dr. Sutomo

Jl. Prof.Dr.Mustopo No.68 Sby

031-5020079

RSAL Dr. Ramelan

Jl. Bendul Merisi Sby

031-8438153

RS Islam Surabaya

Jl. A.Yani No.24 Sby

031-8284505

RS Al Irsyad

Jl. KH.Mas Mansyur No.210 Sby

031-3531223

RS ST Vincentius A Paulo

Jl. Diponegoro No. 50 Sby

031-5677562

RS Mardi Santoso

Jl. Demak No.443 Sby

031-3588821

RS Darmo

Jl. Raya Darmo No.90 Sby

031-5676253

RS William Booth

Jl. Diponegoro No. 54 Surabaya

031-5678917

RS Budi Mulia

Jl. Raya Gubenq No. 70 Surabaya

031-5031333

RSAdi Husada

Jl. Kapasari No. 97 Surabaya

031-5321256

RS Pelabuhan

Jl. Kalianqet 1-2 Surabaya

031-3294801

RSAD

Jl. Ksatrian No.17 Surabaya

031-5681635

RS Dr Soewandhie

Jl. Tambak Rejo 45-47 Surabaya

031-3717141
031-3713651

Keterangan Istilah: IMLTD : Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah                  Metode enzim link imuno assay (ELISA) : teknik biokimia yang sering digunakan dalam imunologi untuk mendeteksi adanya antivbodi atau antigen dalam sampel darah.

Semoga Bermanfaat

About these ads

2 Komentar (+add yours?)

  1. sehat4life
    Feb 26, 2009 @ 07:40:37

    Wah bagus sekali artikel nya, bisa menjadi banyak masukan nih.
    Makasih ya!

    saya sedang menulis perihal “Mengapa Timbul Penyakit” di blog saya. silakan berkunjung ya!

    http://distributor4lifeindonesia.wordpress.com/2008/11/29/mengapa-timbul-penyakit/

  2. oogitu
    Feb 27, 2009 @ 15:07:58

    sudah saya kunjungi mas. Salam kenal

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: